Tim  STB Runata melakukan pembinaan usaha mikro kecil menengah (UMKM) Giri Bali Bamboo dengan memperkenalkan marketing melalui dunia digital. UMKM yang bermarkas di Kelurahan Pemogan, kota Denpasar ini pada awalnya tak memiliki website, pemasarannya dilakukan dari mulut ke mulut padahal pasarnya banyak dari luar negeri.

UMKM memiliki peran strategis dalam pembangunan  ekonomi  nasional. UMKM  memiliki  beberapa keunggulan diantaranya dapat mengatasi pengangguran yakni mampu menyerap tenaga kerja, menciptakan   kesempatan   kerja   baru,   membuka lapangan  kerja  baru,  dan  juga  sebagai  solusi  usaha untuk masyarakat kecil, mampu meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB), serta mampu bertahan pada saat krisis ekonomi contohnya pada saat pandemi covid-19 melanda Indonesia. 

Sebagai pusat pergerakan ekonomi di Bali, keberadaan UMKM di Kota Denpasar menjadi penting dalam upaya menggerakan roda perekonomian.

Salah satu UMKM yang sangat potensial dilakukan pembinaan dan pengembangan adalah industri kerajinan bambu Giri Bali Bamboo. Usaha ini menggunakan istilah bamboo,  bukan bambu, hal ini terinspirasi oleh perintisnya I Made Sumarta, karena pangsa pasarnya adalah orang asing, hotel dan restaurant.  

UMKM ini membuat produk kebutuhan peralatan makan dengan bahan baku dari bambu, seperti sendok, garpu, gelas, tumbler, strow (sedotan), pisau roti, box untuk tempat kosmetik,  dan  tempat tisu. Produk ini unik dan ramah lingkungan, karena setelah produk ini rusak dan tidak bisa dipakai akan mudah dikembalikan lagi ke alam tidak mencemari lingkungan. Hal ini menarik konsumen terutama yang cinta lingkungan, konsumen seperti ini keberadaanya banyak di luar negeri.
 
Dari observasi di atas Tim STB Runata bahwa UMKM Giri Bali Bamboo tidak memiliki website untuk memperkenalkan produknya, sedangkan pembelinya dari luar negeri yaitu Australia, Washington (Amerika), Singapura, Honolulu, dan Bali (vila dan restaurant) sehingga promosinya melalui media social sederhana dan dari mulut ke mulut. 

Dari hasil observasi tersebut Tim Sekolah Tinggi Bisnis Runata memberikan pelatihan dan pendampingan dalam bentuk digital marketing seperti pengenalan digital marketing, overview digital marketing, dan pengenalan website. Digital Marketing adalah praktik mempromosikan produk, layanan, atau merek melalui media digital, terutama melalui internet. 

Dalam pelatihan ini UMKM diajarkan bagaimana membuat website, menampilkan website yang menarik dan informasi apa saja yang seharusnya ditampilkan sehingga pembeli jelas mengetahui keberadaan produk. Harapan dari pelatihan ini pelaku UMKM mampu memperkenalkan produknya dan mampu bersaing.

Hibah ini dari Ditjendikti Ristek merupakan salah satu proposal program pembinaan UMKM berbasis kemitraan diketuai Dr. Luh Kadek Budi Martini, S.E.,M.M. dengan anggota Dr. Mutria Farhaeni, S.E.,M.Si., Ni Putu Widiastuti, S.E.,M.M., Putu Ade Wijana, S.S.,M.Par., A.A. Istri Ngurah Dyah Prami, S.Sos.,M.A.

Leave a comment